Senin, 17 Desember 2012

SIPIL ITENAS RAIH JUARA 3 KOMPETISI JEMBATAN INDONESIA KE-8


Surabaya,pekan lalu dipenuhi oleh ratusan mahasiswa-mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi terpilih se-Indonesia. Bertepat di Graha Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Kompetisi Jembatan Indonesia yang ke-8 ini dilaksanakan dari tanggal 29 November sampai 3 Desember kemarin.

Untuk tahun ini,Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menugaskan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kompetisi Jembatan Indonesia ke-8 tahun 2012 untuk mahasiswa dengan tema “Jembatan Kokoh dan Awet”.

Itenas mengirimkan masing-masing satu tim untuk semua kategori jembatan yang dikompetisikan, yakni jembatan baja, jembatan kayu, dan jembatan busur bentang panjang, dan Alhamdulillah ke-3 tim tersebut lolos pada tahap seleksi proposal. Selanjutnya, setiap tim dituntut untuk mempresentasikan dan merancang jembatan sesuai perencanaan di proposal.

Inilah tahap yang paling menguras otak, tenaga,dan kreativitas.Menuangkan ide rancangan kedalam model yang sebenarnya, dengan bentuk, dimensi, metode konstruksi yang realistis dengan pelaksanaan di lapangan. Bahkan pembimbing Saya bilang "Tidak hanya pengetahuan, namun sense of engineering juga kalian dibutuhkan disini.

Setelah melalui berbagai proses persiapan yang matang dan penuh perhitungan, berangkatlah kami ke Surabaya. Pokonya kami udah kerja keras, Apapun hasilnya, itu adalah usaha maksimal kami. Yaha, yang penting berangkat ke Surabaya,.. bahkan cuma itu motivasi awal dari kami tim jembatan kayu yang beranggotakan saya dan 3 sahabat saya(Azi, Teguh, Mike). Tapi tetep,persiapan sama pelaksanaan kompetisinya ya seperfect mungkin lahh, masa udah didukung kampus abis-abisan tapi performanya ga maksimal. Malu lahhhh...

Minggu,3 Desember 2012 menjadi hari yang paling menegangkan buat kami 'Agni Mahasaktika Team' dan pastinya seluruh peserta jembatan kayu lainnya. Tapi untungnya, ketegangan itu seketika berubah menjadi semangat dan optimisme ketika kami mendengar yel-yel dan nyanyian yang tak henti-hentinya menggelegar dari sodara-sodara seperjuangan kami Himpunan Mahasiswa Sipil Itenas. Bangga. Itu yang kami rasakan, sehingga smakin meningkatkan semangat kami untuk bisa memberikan usaha dan hasil yang maksimal untuk almamater kami.

Okeh, jembatan kayu dengan bentuk rangka arch, berat 98 kg, panjang 4 m, lebar 0.75 m, tinngi 0.5 m,lendutan 5 mm, serta pelaksanaan konstruksi dan launching yang hanya membutuhkan waktu 40 menit, pada akhirnya mampu mengantarkan Agni Mahasaktika Team menjadi Juara ke-3 pada Kompetisi Jembatan Indonesia ke-8 ini.
Horreeeeeeeeeeeeeeeee,,,,,senang, haru, bangga, dan pastinya....
asiiiiiiikkkk dapet 7.5 milyar..ahaaaaa...

Akhirnya, Universitas Brawijaya,Universitas Muhamadiyah Malang, dan Institut Teknologi Nasional Bandung berturut-turut menduduki peringakat 1, 2 dan 3, disusul dengan 5 finalis lainnya seperti Institut Teknologi Bandung,Institut Teknologi Sepuluh Nopember,Poltek Negeri Semarang, Universitas Indonesia, dan Poltek Negeri Bandung. (ana. red)